Medan ~ Di balik tembok Rutan, ada proses panjang pembinaan yang membutuhkan keamanan, ketertiban, sekaligus kepedulian. Untuk memastikan ruang pembinaan tetap berjalan dalam suasana yang aman dan kondusif, Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumatera Utara bersama lintas instansi turun langsung melakukan razia blok hunian di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli, Selasa (22/9/2026) sore.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama menjaga lingkungan pemasyarakatan dari berbagai barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Razia gabungan itu melibatkan unsur TNI, Polri, BNN, serta petugas Rutan. Apel kesiapan dipimpin langsung oleh Plh. Karutan Kelas I Labuhan Deli, Ronyy Steven Hutapea, A.Md.IP., S.H., M.H.
Sebanyak 22 personel Detasemen Gegana diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Pasukan dipimpin Kanit 3 Subden Wanteror, IPTU Yauwardi, S.H.
Sekitar pukul 16.10 WIB, tim gabungan mulai bergerak menyusuri kamar dan blok hunian warga binaan. Setiap bagian diperiksa secara cermat dan terukur dengan tetap mengedepankan prosedur operasional standar (SOP) serta pendekatan yang humanis.
Langkah tersebut bukan semata-mata tentang pemeriksaan dan penyitaan. Lebih dari itu, razia menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memastikan lingkungan Rutan tetap menjadi tempat pembinaan yang tertib, aman, dan jauh dari berbagai benda yang dapat memicu gangguan keamanan.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang terlarang, di antaranya pisau kater, telepon seluler, serta beberapa perangkat elektronik lainnya.
Seluruh barang temuan kemudian diamankan oleh pihak Rutan untuk diproses sesuai ketentuan dan selanjutnya dimusnahkan.
Kehadiran personel Gegana dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran kuatnya sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan lingkungan pemasyarakatan. Di tempat itu, penegakan ketertiban berjalan beriringan dengan harapan agar proses pembinaan warga binaan dapat terus berlangsung dengan baik.
Dansat Brimob Polda Sumut melalui Danden Gegana Satbrimob Polda Sumut, AKBP Octorolas Simbolon, S.T., M.Han., menegaskan bahwa dukungan personel Gegana merupakan bagian dari komitmen untuk memperkuat keamanan sekaligus mendukung proses pembinaan di lingkungan Rutan.
“Pelaksanaan razia gabungan ini bukan hanya sekadar upaya penertiban fisik, melainkan komitmen bersama untuk menghadirkan ruang pembinaan yang aman, adil, dan kondusif bagi warga binaan. Detasemen Gegana siap terus mendukung sinergi antarlembaga penegak hukum demi menjaga ketertiban umum dan mencegah potensi gangguan keamanan di wilayah Sumatera Utara,” ujarnya.
Dengan sinergi yang terus terjaga, setiap langkah penertiban diharapkan tidak hanya mampu mencegah masuk dan beredarnya barang terlarang, tetapi juga ikut menjaga harapan bahwa di balik tembok Rutan, proses pembinaan tetap memiliki ruang untuk tumbuh—menuju perubahan dan kehidupan yang lebih baik.
Indra/humas
Posting Komentar