MEDAN,JELAJAHPERKARA| 21 September 2026 — Suasana di ruang Satintelkam Polrestabes Medan mendadak gempar. Keluarga yang mengaku sebagai korban pencurian namun kemudian menjadi tersangka dan DPO, setelah disebut disuruh penyidik Polsek Pancur Batu Brigadir Shinto Sembiring menangkap maling, datang untuk menyampaikan surat pemberitahuan aksi demo.
Namun, setelah hampir dua jam menunggu, surat tersebut disebut belum juga diterima. Pihak keluarga mengaku hanya mendapat jawaban bahwa petugas masih melakukan koordinasi.
Suasana kemudian sempat memanas. Pihak keluarga menilai personel Satintelkam diduga berupaya menolak penerimaan surat tersebut dengan berbagai alasan.
Tak hanya itu, informasi dari pihak keluarga menyebut salah seorang anggota keluarga bahkan sempat pingsan di depan kantor Kapolrestabes Medan diduga seteleh sempat cekcok dengan petugas. Kondisi tersebut disebut terjadi karena yang bersangkutan merasa dipermainkan saat hendak menyampaikan surat pemberitahuan aksi.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh penjelasan resmi dari Polrestabes Medan terkait alasan surat tersebut belum diterima.

Posting Komentar